Lundbergbeier02's website

Our website

04
Ja
Panduan Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
04.01.2017 08:14


Ketika menonton sayembara sepakbola dalam layar kaca kita acap disajikan kelakuan tebak skor yang dijalani para juru. Walau mempesona, saya bukan percaya memotong skor ialah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Eksentrik dengan menebak siapa kru yang dengan menang -- atau jika pertandingan hendak berakhir dengan seri. Menebas seperti itu reguler saja dijalani, walau pada akhirnya globe itu tambun sehingga pemenang pun terkadang kali khilaf diprediksi. Apa sebab? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan dukung beberapa tips membuat perkiraan yang ketat. Bukan bermanfaat saya tetap benar di memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran dugaan yang semua tinggi: hitung panjang 3 mulai 4 perkiraan saya cocok kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, hamba memprediksi akan terjadi All German final di Perkongsian Champions. Di final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang memadati sebuah kalender nonton membarengkan, saya memprediksi Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemajuan. Sebelum ini saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Ujung, saya mengira Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; prediksi bisa betul bisa lengah, tapi yang penting sebuah prediksi mutlak harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka tempat keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak mampu diprediksi secara 100%, bahkan prediksi menyerempet skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi merabung tajam.

Beta ajak Anda untuk membahas beberapa bayangan terakhir beta guna menerangkan beberapa prinsip penting yang saya tetap akan bernilai bagi Kamu saat mengetes memprediksi festival.

Di antara antisipasi yang hamba sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian tersedia logika pada belakang antisipasi tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Prasarana masa mewartakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media ganjil saya memperoleh kabar kalau Ronaldo dan Mourinho pun tidak cocok (berita menyerempet hal ini baru keluar di Nusantara beberapa saat lalu). Guna pelatih aku paham sah arti keragaman tim dalam dan dalam luar tanah lapang dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang membuat saya berani memilih Atletico sebagai pemimpin.

klik link Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana di tim, paling utama saat satu buah turnamen berjalan di mana pemain pantas terus simpatik tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker demi menentukan. Ketika pertandingan perkongsian kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menjimbit lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau konsistensi keseluruhan kru juga kudu dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Secara subjektif beta membela Nusantara tentunya. Tapi, saat memakai kacamata dinamakan objektivitas, kita semua tentu setuju kalau Belanda senggang di untuk Indonesia. Dan kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat berbeda dengan Indonesia akan bermain penuh gairah, jadi akan sanggup mereduksi perselisihan kualitas. Oleh karena itu, skor sedikit atau buntal bisa sekadar diprediksi beserta sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela satu buah tim saat membuat prediksi. Kita boleh selalu berhajat tim tambatan hati kita unggul, tapi tatkala membuat dugaan tentu mantik harus diutamakan di atas fanatisme hati.

Saya tersenyum saat membaca di sebuah media tanda tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir kolam. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund bertolak pada fakta-fakta ini. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan memang benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan fenomena yang lain ialah salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan pantas menjadi mintakat membuat satu prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan sampai bertahun-tahun ke belakang. Karena silsilah statistik Dortmund memang mulia saat menentang Bayern, banyak yang kemudian menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik mula musim pula biar tidak siap dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan jurang kedua menjulang yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini pula.

Karena bayangan saya kadang kala saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak minta saya meneroka berbagai pertentangan lainnya. Rutin saya abaikan atau hamba tolak beserta alasan redup paham mengenai kekuatan kedua tim. Kausa saya ini senafas beserta tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi petunjuk dan pengetahuan yang cantik mengenai kru atau perhubungan tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari memproduksi prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil sebagai pakar tentang semua persatuan yang ada. Akui aja.

Tips prediksi 7: Kita juga gak seharusnya meneka setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Dikau 50-50. Kalau sudah begitu tahan muncul, hindari mengempa diri membuat prediksi. Secara demikian prosentase kejituan perkiraan anda dengan meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa & patut dipakai dalam menciptakan sebuah antisipasi yang terhormat. Karena keterbatasan tempat beta berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi ini. Sebuah antisipasi yang terhormat, baik sahih maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!